Iqro Club Mataram, The New Moslem Generation
iqro club kota mataram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Assalamualaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, Selamat Membaca Artikel IC Mataram
Tampilkan postingan dengan label KRISTOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KRISTOLOGI. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Ayat-ayat Bible Banyak Menindas Perempuan

Menurut pakar di Barat, bible dijadikan justifikasi utuk mengambarkan ketertindasan perempuan. Ayat-ayat bible yang begitu rasis mendorong sejumlah feminis memberontak. Salah satunya dilakukan oleh Elizabeth Cady Stanton dengan cara membuat bible tandingan, yang bernama Women’s Bible.
“Women's Bible itu diselesaikan dalam 2 jilid dan dibuat selama lima tahun. Disitu ayat-ayat yang menindas perempuan itu dikomentari,” kata Henry Shalahuddin kepada Eramuslim.com, Rabu (21/12) seusai mengisi seminar Feminisme dan Realitas Sosial: Dulu, Kini, dan Nanti di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ayat-ayat yang sangat menghinakan perempuan tersebar disejumlah ayat seperti Sirakh 42:14, 25:19. Yehezkiel 23:19-21. Kejadian 3:16. Bahkan dalam bible, adegan-adegan seksual secara kronologis dijelaskan secara literal. Diskriminasi itu kemudian berdampak pada konstruk sosial terhadap wanita di Barat. Implikasinya ada kebiasaan di Barat dimana umpatan-umpatan selalu berkonotasi kepada perempuan.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Bagaimana Doktrin Tritunggal Berkembang?

SAMPAI di sini kita mungkin bertanya: ‘Jika Tritunggal bukan ajaran Alkitab, bagaimana itu menjadi doktrin Susunan Kristen?’ Banyak orang berpikir bahwa ini dirumuskan pada Konsili di Nicea pada tahun 325 M.

Tetapi, hal itu tidak sepenuhnya tepat. Konsili Nicea memang meneguhkan bahwa Kristus adalah dari zat yang sama seperti Allah, dan hal ini menjadi fondasi untuk teologi Tritunggal di kemudian hari.

Tetapi konsili ini tidak menyusun Tritunggal, karena dalam konsili itu sama sekali tidak disebutkan mengenai roh kudus sebagai pribadi ketiga dari suatu Keilahian tiga serangkai.

Siapa Imanuel ?

Sebagian besar umat Islam, Hindu, Budha atau pemeluk agama yang lain tentu telah mengenal nama Imanuel walaupun tidak mengetahui apa atau siapa sebenarnya yang dimaksud Imanuel, pengetahuannya hanya sebatas bahwa nama Imanuel adalah nama dari Kristen yang mungkin diketahuinya dari mengenal ada seseorang atau sekolahan atau gereja yang bernama Imanuel.

Memang benar, nama Imanuel adalah nama yang berasal dari Kristen dan hanya digunakan oleh orang-orang Kristen saja, bagi orang-orang yang beragama Kristen nama Imanuel adalah nama yang sangat akrab dan sangat dipahami apa makna nama tersebut, di dalam kitab Bible Imanuel artinya :

Kamis, 29 September 2011

ISA SABDA BERWUJUD MANUSIA

Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Bagaimana pernyataan bahwa al-Masih adalah sabda yang berwujud manusia ?
Islam menolak tegas pernyataan bahwa Isa al-Masih merupakan perwujudan dari ilahiah baik dalam pengertian lahiriah ataupun dalam bentuk titisan dan inkarnasi laksana cerita pewayangan dimana Batara Guru menjelma kedunia menjadi Semar.
Sungguh, al-Masih ‘Isa anak Maryam adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Roh dari-Nya, Karena itu, berimanlah kamu kepada Allah dan para Rasul-Nya - Qs. 4 An-nisaa’ : 171
‘Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalimat-Nya - Hadis riwayat Anas bin Malik
Istilah “Roh dariNya“ pada ayat al-Qur’an maupun Hadis diatas memiliki persamaan dengan firman Allah berikut ini :
Yang memulai penciptaan manusia dari tanah, Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (sperma) Lalu Dia menyempurnakan kedalamnya Roh-Nya, dan Dia menjadikan untukmu pendengaran, penglihatan dan hati Tapi, sedikit sekali jumlah kamu yang bersyukur ! - Qs. 32 As-Sajdah: 7-9

SEBUTAN BAPA OLEH ISA

Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Kenapa Nabi ‘Isa menyebut Allah sebagai Bapa ?
Isitilah Bapa yang ditujukan bagi Tuhan secara kontekstual tidak akan dijumpai dalam kitab suci al-Qur’an maupun al-Hadis, istilah ini hanya bisa dijumpai dalam Alkitab yang menjadi kitab suci umat Kristen dewasa ini. Namun demikian, seperti yang pernah kita bicarakan sebelumnya, kita juga harus tahu bahwa al-Qur’an merupakan wahyu terakhir yang diturunkan bagi semua manusia untuk semua etnis bangsa dan bahasa, dan al-Qur’an secara umum menstandarisasikan semua bahasa yang digunakan oleh Rasul-rasul sebelumnya kedalam bahasa Arab, yaitu bahasa yang dipergunakan oleh Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir.

KONTROVERSI TRINITAS

Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Banyak hal sudah terjadi pada masa lalu sehubungan dengan perbedaan sudut pandang terhadap konsep Trinitas yang berakhir dengan pembantaian terhadap mereka yang menolak doktrin tersebut.
Berikut beberapa tokoh anti-Trinitas yang hidupnya harus berakhir secara mengenaskan itu.
1. Iranaeus (130-200 M), dia lahir disaat ajaran Kristen Antiokia sudah menyebar ke Afrika Utara, Spanyol hingga ke Prancis Selatan. Tidak banyak catatan sejarah mengenai asal-usul dan kedewasaannya, sejarah mulai mencatat masa dimana Iranaeus membawa surat petisi dari Uskup Lyons Pothinus kepada Paus Elutherus di Roma.
Petisi itu berupa permohonan Pothinus kepada Paus untuk menghentikan pengejaran, penyiksaan dan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yang tidak menyetujui doktrin gereja Pauline.
Ketika masih berada di Roma, Iranaeus mendapat berita bahwa semua orang Kristen yang tidak sepaham dengan Paulus yang ada di Lyons Antiochia termasuk uskup Pothinus sendiri telah tewas dibunuh. Dan pada waktu kembali ke Lyons, Iranaeus menggantikan Ponthinus untuk menjabat sebagai uskup dinegrinya.

ANALISA TRINITAS

Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Telah umum dalam pemahaman orang-orang Kristen bahwa Tuhan dikonsepkan menjadi 3 oknum, yaitu : Tuhan Bapa (God the Father), Tuhan anak (Jesus the Christ) dan Tuhan Roh Kudus (The Holy Spirit); Dan ketiga-tiga oknum ini didalam keyakinan mereka merupakan sehakikat dan satu dalam kesatuannya.
Adanya kehadiran Jesus yang disebut sebagai Tuhan anak (The Son of God) didalam salah satu unsur ke-Tuhanan Kristen, tidak hanya dipandang sebagai kiasan (metafora), namun lebih cenderung dalam arti yang sebenarnya. Oleh karena perkataan Tuhan anak disini digunakan dalam arti yang sebenarnya, maka perkataan “Tuhan Bapa” disini seharusnya juga digunakan pula dalam arti "Bapa" yang sesungguhnya, sebab dengan demikian pemahaman ini menjadi benar.
Namun hal ini akan menjadikan suatu hal yang mustahil untuk dapat diterima oleh akal sehat !
Karena diri "anak" yang sebenarnya dari sesuatu, adalah mustahil akan memiliki suatu zat dengan diri sang "Bapa" yang sesungguhnya dari sesuatu itu juga.
Sebab pada ketika "zat" yang satu itu disebut anak, tidak dapat ketika itu juga "zat" yang satu ini disebut sebagai Bapa. Begitupula sebaliknya, yaitu pada ketika zat yang satu itu disebut sebagai Bapa, tidak dapat ketika itu kita sebut zat yang sama ini sebagai anak dari Bapa itu.

Sabtu, 10 September 2011

Ibuku: Bila Ingin Menjadi Muslim, Bacalah Injil Hingga Akhir !

Kisah saya bermula pada tahun 1979. Kisah dimana saya dilahirkan dalam sebuah keluarga yang sangat religius. Sebelum memeluk agama Islam, keluarga kami menganut Ortodoks Katolik Roma. Keluarga amat memahami dan secara aktif terlibat dalam urusan gereja. Kami punya pendeta, biarawati dan misionaris sebagai bagian dari keluarga kami.

Kakek saya merupakan pendiri gereja di Kerala, India. Keluarga saya berpegang kepada idealisme. Kami mencintai Pencipta kami walaupun telah menyimpang dari jalan benar, dan senantiasa berusaha untuk menjadi insan yang baik. Kami bangga dengan diri kami sebagai orang-orang yang beriman dan yang terbaik di kalangan kami ialah ibu kami.

Dalam banyak hal ibu kami dijadikan sebagai model terbaik untuk wanita-wanita lain oleh pendeta kami. Ibu kami adalah model bagi wanita Kristiani. Dia membaca injil secara rutin dan mengamalkan agama ini dengan sungguh-sungguh.

Jumat, 09 September 2011

Beda Islam & Kristen: Perang, Penjarahan, Perbudakan & Pembunuhan

Jawaban untuk Pendeta Antonius Richmon Bawengan (7)
Tanpa menyebutkan fakta dan dasar apapun, Pendeta Antonius Richmon Bawengan mengumpat Islam sebagai agama sadis yang menghalalkan peperangan, pembunuhan, penjarahan dan perbudakan. Mari kita buktikan, ajaran Islam ataukah Kristen yang mengajarkan perangai sadistis itu.

Mana ajaran Yesus ketika berumur 13 sampai 29 tahun?

Tidak semua umat Kristini mengetahu: bahwa cerita atau kisah tentang diri Yesus  di dalam Alkitab ada banyak yang hilang Bahkan yang hilang itu, tidak tanggung­tanggung, yaitu lebih separoh dari umur Yesus sendiri.
Hampir dapat dipastikan, sebagian besar umat Kristiani yakin dan percaya bahwa  Yesus mati pada usia sekitar 33 (tiga pulul­tiga) tahun. Sementara didalam Alkitat (Bible), yang tertulis hanya kisah Yesus  sejak dia dilahirkan sampai berumur 12 (dua belas) tahun, lalu menghilang ketika  berumur 13 (tiga belasj tahun sampa: dengan 29 (dua puluh sembilan) tahun kemudian muncul lagi pada usia 30 (tiga  puluh) tahun, dan mati pada usia 33 (tiga  puluh tiga) tahun.
Powered By Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...